Minggu, 05 Februari 2012

malam kelabu

langit masih saja menangis tak henti
meneteskan air suci menggenang pd berada malamku
lalu mengalir....
menyusuri setapak jejak kaki sepi
dan terus mengalir mencari celah harapan untuk disinggahi
...
tp tetap saja kealpaan yg di dapat
tak ada lagi senyum malam yg kemarin masih memikat

entahlah....
malam mulai menutup kelambu hitam
mengemas semua luka tangis yg kelam
terbaring diranjang pilu menghujam hati
hingga pagi hadir kembali bersama mentari
 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar