menunggu rindumu
malam lembali hadir
dg sinar bulan yg teduh
biasnya menyusup diantara celah hingga
tersingkap kelambu ranjangku
ku terperanjat dan kembali hadir
segenggam rindu yg msh untukmu
lalu...
kulangkahkan kakiku
menuju pintu
... menunggu hadirmu nyata dlm peluku
lama
jua aq ikuti detak waktu yg terus memburu
tp aq masih saja di dpn
pintu dg renungku
wahai angin sang pengembara
lihatlah aq yg
termangu menanti kehadiranya
tidakah kau sampaikan rindu ini pd
stengah hatiku yg disana
jawablah angin mlm ku
mengapa...
mengapa kau diam saja tnpa kata
apakah kau tak merasa iba
dgku
yg asyik dicumbu siksa
biarlah...
biar rindu ini aq pendam
sendiri
kan kulipat dlm laci almari hati
yg suatu saat nanti pst
kau akan tanyakan tntang rindu itu
dan saat itu kau akan
terperanjat membuka almariku
bahwa disana kau akan temukan smua
rinduku tentangmu
Tidak ada komentar:
Posting Komentar